Dari tokoh semar wayang ini akan dapat dikupas dimengerti dan di hayati sampai manapun wujud religi yang telah di lahirkan oleh kebudayaan jawa.
Semar(pralambang ngelmu ghaib)kesempurnaning pati.
Gambar kaligrafi jawa diatas bermakna:
"BOJO SIRO ARSA MARDI KAMARDIKAN,AJWA SAMAR SUMINGKIRING DURKAMURKAN MARDIKA"
artinya:"merdekanya jiwa dan sukma"maksudnya dalam keadaan tidak dijajah oleh hawa nafsu dan keduniawian,agar dalam menuju kematian sbmpurna tak ternodai oleh dosa.
manusia jawa yang sejati dalam membersihkan jiwa(ora kebanda ing kedonyan,ora samar marang bisane sirna durka murka)
artinya:
"DALAM MENGUJI BUDI PEKERTI SECARA SUNGGUH-SUNGGUH AKAN DAPAT MENGENDALIKAN DAN MENGARAHKAN HAWA NAFSU MENJADI SUATU KEKUATAN MENUJU KESEMPURNAAN HIDUP".